TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau masih memiliki potensi kehutanan yang sangat besar. Untuk itu, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Produksi Model Berau Barat, Dinas Kehutanan Berau terus berupaya melestarikan dan mengelola hutan lindung yang ada di Kabupaten Berau, salah satunya Hutan lindung Sungai Lesan yang ada di Kecamatan Kelay.

Dalam hal ini, KPH Produksi Model Berau Barat bekerja sama dengan Yayasan Operation Wallacea Terpadu (OWT), melakukan studi yang bertujuan untuk kelestarian hutan lindung.

Menurut Ketua KPHP Model Berau Barat Hamzah, pihaknya telah melakukan pengelolahan hutan lindung Sungai Lesan, dan kali ini KPHP bersama OWT mencoba menyusun kembali desain pengelolahan tersebut.

Pengelolaan dilakukan dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dengan studi diagnostik yang mencakup masalah status pengelolaan, masyarakat, dan kondisi fisik kawasannya.

“Dengan kegiatan seperti ini kita berharap hutan lindung Sungai Lesan bisa menjadi kawasan yang betul-betul bisa dikelola dalam rangka pengembangan wisata,” ujarnya.

Sementara itu, Program Manajer OWT Ujang Susep Irawan, akan mendukung penuh kegiatan tersebut. “Hal ini dianggap penting karena ke depannya ekowisata dapat menjadi salah satu hal yang utama dalam kegiatan hutan lindung Sungai Lesan, yang akan menjadi kegiatan-kegiatan dalam perlindungan hutan,” katanya. (*erv/udi)

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit