Yayasan Operasi Wallacea Terpadu (OWT) menggelar Pelatihan Monitoring Kesehatan Hutan (FHM) selama 2 hari sejak tanggal 20 – 21 Februari 2015 di Kecamatan Kelay. Pelatihan tersebut diikuti oleh perwakilan mitra lokal OWT, yaitu : KPHP Model Berau Barat, Yakobi, KSM Nemdoy Nemkay, KSM Makmur Jaya, dan sejumlah pelajar dari SMK 4 Berau yang tergabung dalam Komunitas Pelajar Pencinta Alam (KPPA).

“Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk melatih para peserta bagaimana cara mengetahui kualitas ekosistem/kesehatan hutan khususnya di Hutan Lindung Sungai Lesan melalui empat indikator utama, yaitu produktivitas, biodiversitas, vitalitas (kondisi tajuk dan kerusakan pohon), dan kualitas tapak,” ujar Program Manager OWT, Ujang S. Irawan yang juga menjadi instruktur dalam pelatihan tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan di dalam kawasan Hutan Lindung Sungai Lesan yang berbatasan dengan Kampung Sidobangen.  Para peserta diajarkan bagaimana cara membangun sebuah plot permanen kesehatan hutan, dimana plot ini nantinya digunakan untuk menghimpun data-data yang terkait dengan kualitas ekosistem.

“Di dalam plot ini kita bisa mengetahui : (i) keragaman vegetasi (baik dari tingkatan tumbuhan bawah, semai, sapling, tiang, hingga pohon), (ii) tingkat kesuburan tanah dan potensi serasah lantai hutan, (iii) pertumbuhan pohon, (iv) kondisi tajuk pohon, (v) tipe, lokasi, dan tingkat keparahan kerusakan pohon, (vi) pembukaan tajuk tegakan, serta (vii) pendugaan stok karbon  didalam kawasan Hutan Lindung Sungai Lesan,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, perlibatan mitra lokal dalam pelatihan ini harapannya agar mereka nantinya bisa melakukan proses monitoring plot secara periodik. “ Melalui pembuatan plot permanen tersebut, nantinya akan dilakukan pengamatan secara periodik dari tahun ke tahun agar kita bisa mengetahui status kondisi kesehatan Hutan lindung Sungai Lesan saat ini, perubahan dan trend yang terjadi ke depan, oleh karena itu harapan kami nantinya mitra lokal ini yang bisa melanjutkan proses monitoring tersebut, “ katanya.

Adapun pelibatan para pelajar SMK 4 Berau yang secara sukarela ingin diikutsertakan dalam pelatihan ini diharapkan merupakan bagian dari upaya penyadartahuan lingkungan melalui pengenalan kondisi kesehatan hutan.

Sejak Juni 2014 OWT dengan dukungan dari program TFCA Kalimantan, mulai melakukan kegiatan di Hutan Lindung Sungai Lesan (HLSL) melalui kegiatan Membangun Model Pengelolaan Hutan Lindung Sungai Lesan Berbasis Masyarakat.  Kegiatan ini dilaksanakan di 4 Kampung yang berada di sekitar kawasan HLSL yaitu Kampung Sidobangen, Muara Lesan, Lesan dayak dan Merapun.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit