1. Manual Konsep Perlindungan dan Rehabilitasi DTAPeningkatan lahan kritis dan terdegradasi terus meningkat seiring berjalannya waktu. Hal ini berpengaruh terhadap kondisi suatu Daerah Tangkapan Air. Oleh sebab itu usaha rehabilitasi pun secara gencar dilakukan baik oleh pemerintah maupun non pemerintah.

Terdapat dua strategi penting dalam rehabilitasi lahan melalui penerapan konservasi lahan, yaitu secara mekanis dan vegetatif. Penerapan rehabilitasi vegetatif menjadi menarik dan penting untuk diaplikasikan karena teknik ini mudah serta ramah lingkungan. Agar rehabilitasi yang dilakukan tidak salah sasaran, maka pada tahap awal perlu dipahami konsep Daerah Tangkapan Air.

Manual ini mengupas tuntas tentang konsep Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Daerah Tangkapan Air (DTA) secara mendasar dan peran rehabilitasi DTA dalam perlindungan sumber air. Dalam manual ini dijelaskan tentang cekungan peresapan dan fungsi DTA dalam mengontrol aliran permukaan, sehingga memudahkan pemahaman peran ekosistem hutan sebagai pengatur tata air, penghasil air, dan pengendali banjir. Penjelasan-penjelasan di atas akhirnya mengantarkan pentingnya rehabilitasi vegetatif sebagai upaya solusi jangka panjang dan perlindungan terhadap sumber air melalui peningkatan areal-areal peresapan air. Manual “Konsep Perlindungan dan Rehabilitasi Daerah Tangkapan Air (PR-DTA)” ini merupakan bagian dari Seri Manual Perlindungan dan Rehabilitasi Daerah Tangkapan Air yang mengacu pada prinsip ke 1 dan 5 pada Prinsip Perlindungan dan Rehabilitasi DTA Secara Vegetatif.

Semoga manual ini bermanfaat khususnya dalam usaha-usaha penyadaran dan penyelamatan lingkungan.

Download : Manual Konsep Perlindungan dan Rehabilitasi DTA

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit