Dalam pelaksanaan project TFCA sangat perlu memperkaya data base HLSL untuk menentukan kebijakan-kebijakan terhadap HLSL kedepannya. Untuk itu penelitian ataupun survey ancaman dan gangguan terhadap HLSL perlu dilakukan. Pelaksanaan survey tanaman invasif bekerjasama dengan salah seorang mahasiswa universitas Copenhagen yang sedang mencari objek penelitian pasca sarjana. Survey dilakukan untuk mengetahui ancaman HLSL dari tanaman invasif dan memperkaya data tanaman di sekitar HLSL.

Pembuatan transek pertama dilakukan pada wilayah dengan tanaman invasif Gmelina arborea.  Kegiatan ini dimulai di pinggir atau batas Hutan Lindung Sungai Lesan menghadap wilayah konsesi perusahaan HTI di luar kawasan HLSL PT Belantara Pusaka. Transek yang dibuat sebanyak 8 transek. Panjang transek 50 meter dengan lebar 10 meter.

Pembuatan transek kedua dilakukan di daerah wilayah konsesi PT Belantara Pusaka di kampung Sido Bangen yang ditanami pohon Akasia mangium. Transek yang dibuat di wilayah ini sejumlah 16 transek, 6 transek di tengah-tengah tanaman akasia, 4 transek di dalam hutan tanaman industri berbatasan dengan batas  hutan alam dan 6 transek berada di kawasan hutan alam.

Setelah mendapatkan data dan menganalisis hasilnya maka akan diketahui ancaman tanaman invasif di HLSL. Data ini akan dijadikan dasar agar kedepannya penanaman tanaman industri yang bersifat invasif dijauhkan dari batas HLSL.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.